18 Kali Gempa dalam Sehari, Guguran Merapi Mengarah ke Kali Gendol

JawaPos.com – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat ada sebanyak 18 kali gempa guguran Gunung Merapi pada Senin (18/2). Masing-masing berdurasi 21-71 detik.

Tak hanya itu, ada sembilan kali guguran dari Gunung Merapi mengarah ke arah Kali Gendol dengan jarak luncur 200-900 meter selama periode 06.00-12.00 WIB.

“Status waspada (level 2). Masyarakat belum perlu mengungsi. Kondisi aman. Selalu ikuti BPPTKG,” ujar Kepala Pusdatin dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui keterangan tertulis, Senin (18/2).

BPPTKG melaporkan, luncuran awan panas teramati pada pukul 14.21 WIB dengan durasi 63 detik dan mengarah ke Kali Gendol. Awan panas guguran itu merupakan awan panas guguran ketujuh yang keluar dari Gunung Merapi sejak pagi hari.

Adapun BPPTKG merekomendasi radius batas aman Gunung Merapi sejauh 3 kilometer dari puncak kawah.

Berdasarkan analisis morfologi kubah lava Gunung Merapi periode 8-14 Februari 2019, volume kubah lava gunung itu relatif tetap dengan data pekan sebelumnya yakni mencapai 461.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan 1.300 meter kubik per hari.

Saat ini, kubah lava masih stabil dengan laju pertumbuhan yang masih rendah, rata-rata kurang dari 20.000 meter kubik per hari.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : Yesika Dinta