Bisakah Rekaman dari Smartwatch Buktikan Khashoggi Dibunuh Saudi?

Istanbul – Penyelidikan atas hilangnya wartawan Arab Saudi, Jamal Khashoggi, usai masuk ke Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, kini fokus pada rekaman yang diklaim menjadi bukti bahwa Khashoggi disiksa dan dibunuh.

Keberadaan rekaman audio dan video pertama diungkapkan oleh media ternama Amerika Serikat (AS), The Washington Post, yang mengutip sejumlah sumber pejabat AS dan Turki.

Rekaman audio itu disebut menjadi bukti meyakinkan sekaligus mengerikan bahwa sebuah tim Saudi yang dikerahkan ke Istanbul, bertanggung jawab atas kematian Khashoggi yang kerap mengkritik kebijakan Saudi.

Disebutkan juga oleh The Washington Post dalam artikelnya bahwa sejumlah pejabat AS telah diberitahu oleh Turki soal keberadaan rekaman audio dan video itu, namun tidak disebut lebih lanjut apakah para pejabat AS itu sudah mendengar dan melihat langsung rekaman tersebut.

Otoritas Turki sendiri, menurut The Washington Post, tidak akan merilis rekaman audio dan video itu karena khawatir akan membongkar metode intelijen mereka. Tidak dijelaskan lebih lanjut bagaimana rekaman audio dan video itu didapat oleh otoritas Turki.

Informasi terbaru yang disampaikan surat kabar lokal, Sabah, yang propemerintah Turki pada Sabtu (13/10) ini menyebut rekaman yang diklaim menjadi bukti Khashoggi dibunuh itu, didapat dari smartwatch yang dipakainya.

Surat kabar Sabah yang mengutip ‘sumber-sumber yang dapat dipercaya dari sebuah departemen intelijen khusus’ ini, menyebut Khashoggi tetap memakai Apple Watch miliknya saat masuk ke Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu.

Tidak hanya itu, disebutkan juga bahwa Apple Watch itu terhubung atau synched dengan iPhone milik Khashoggi yang dititipkan ke tunangannya, Hatice Cengiz, yang menunggu di luar.

“Momen ketika Khashoggi diinterogasi, disiksa dan dibunuh terekam dalam memori Apple Watch,” sebut surat kabar Sabah dalam laporan terbarunya.

Dalam laporannya, surat kabar Sabah menyebut Khashoggi diyakini menyalakan fitur perekam pada Apple Watch yang terhubung dengan iPhone miliknya yang dititipkan ke tunangannya itu, sebelum masuk ke Konsulat Saudi.

Rekaman itu, menurut surat kabar Sabah, ter-back up pada iPhone dan layanan penyimpanan data iCloud milik Khashoggi.

Disebutkan juga oleh surat kabar Sabah bahwa agen-agen intelijen Saudi menyadari bahwa smartwatch milik Khashoggi aktif merekam setelah dia tewas. Para agen intelijen itu disebut berusaha menghapus beberapa data di Apple Watch tersebut, namun tidak semuanya terhapus. Sejumlah rekaman, sebut surat kabar Sabah, terutama yang tersimpan di iCloud masih bisa diakses oleh penyidik Turki.

Klaim Rekaman Didapat dari Smartwatch Diragukan Pakar Teknologi

Laporan terbaru surat kabar Sabah soal rekaman yang didapat dari smartwatch itu menuai keraguan. Sejumlah pakar teknologi yang dikutip Reuters menyebut sangat kecil kemungkinannya bagi sebuah Apple Watch untuk bisa merekam aksi di dalam gedung Konsulat Saudi dan mengunggahnya ke sebuah akun iCloud.

Disebutkan oleh para pakar teknologi itu bahwa sebagian besar model Apple Watch harus berada dalam jangkauan sekitar 9-15 meter dari sebuah iPhone yang terhubung dengannya, untuk bisa mengunggah data-data ke akun iCloud pada iPhone tersebut.

Bahkan bagi model terbaru Apple Watch sekalipun yang bisa berkomunikasi langsung dengan iCloud via wireless, masih membutuhkan koneksi dengan jaringan WiFi terdekat atau jenis koneksi selular yang tidak tersedia di Turki.
(nvc/fdn)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.