8 Jenazah Belum Berhasil Diidentifikasi, 6 Orang Ditemukan Selamat

JawaPos.com – Jumlah korban tsunami yang menghantam pantai-pantai di sekitar Selat Sunda tercatat tidak bertambah sejak Senin (31/12). Total korban meninggal dunia dilaporkan sebanyak 437 orang. Sebanyak 429 jenazah di antaranya sudah diidentifikasi dan dimakamkan.

Kepala Pusdatinmas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan, tinggal delapan jenazah yang hingga saat ini belum berhasil diidentifikasi. Rencananya, kedelapan korban yang ditemukan tewas itu akan dimakamkan masal.

“Sebenarnya datanya masih sama, kecuali jumlah pengungsi. Sampai dengan hari ini tercatat 437 orang meninggal dunia, di mana 429 jenazah sudah dimakamkan, delapan jenazah belum teridentifikasi. Rencana, delapan jenazah ini akan dimakamkan secara masal,” ujarnya di kantor BNPB, Jakarta Timur, Rabu (2/1).

Dia merincikan, selain korban jiwa ada 14.059 orang luka-luka, 10 orang hilang, dan 36.923 orang mengungsi. Korban hilang berkurang, lantaran enam orang yang sebelumnya terpisah dari keluarga ditemukan dengan selamat.

“10 orang hilang sampai sekarang masih dalam pencarian yaitu Pandeglang tiga orang, di Lampung Selatan tujuh orang. Enam itu ditemukan dalam kondisi selamat karena korban meninggal tidak bertambah. Mereka ternyata berada di pengungsian berada jauh dengan saudaranya,” terang dia.

Sutopo menyebutkan, tsunami yang disebabkan erupsi Gunung Anak Krakatau itu juga mengakibatkan berbagai kerusakan. Antara lain 2.752 unit rumah rusak, 92 penginapan/warung rusak, 510 perahu kapal rusak, 147 kendaraan roda dua dan empat rusak, serta satu dermaga dan shelter.

Sementara itu, masa tanggap darurat di Pandeglang ditetapkan 14 hari hingga 4 Januari 2019, Lampung Selatan diperpanjang tujuh hari hingga 5 Januari 2019, Serang 14 hari hingga 4 Januari 2019, dan Banten 14 hari sampai dengan 4 Januari 2019.

Adapun korban dan kerusakan akibat tsunami yang terjadi pada Sabtu (22/12) lalu itu tersebar di lima kabupaten terdampak, yaitu Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus, dan Pesawaran. Kelimanya merupakan wilayah di Provinsi Banten dan Lampung.

Editor      : Estu Suryowati
Reporter : (yes/JPC)