Ada 95.335 Tenaga Kerja Asing di RI, Menaker: Masih Amat Terkendali

JawaPos.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri memastikan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di Indonesia masih terkendali. Menurutnya, jumlah TKA tergolong sangat kecil dibandingkan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 263 juta jiwa.

Berdasarkan data Kemenaker, sampai akhir 2018 jumlah TKA yang bekerja di Indonesia tercatat sebanyak 95.335 orang. 

Hanif membandingkan jumlah TKA yang bekerja di Singapura mencapai seperlima dari jumlah penduduknya. Bahkan di Qatar, jumlah TKA-nya jauh lebih besar dibandingkan dengan total jumlah penduduknya. 

“Dengan demikian, jumlah TKA di Indonesia masih sangat amat terkendali. Sehingga tak perlu dikhawatirkan,” ujarnya di Jakarta, Jumat (25/1).

Dia menjelaskan untuk bekerja di Indonesia, TKA harus memenuhi berbagai ketentuan yang berlaku. Adanya ketentuan atau persyaratan tersebut sebagai bentuk pengendalian pemerintah terhadap penggunaan TKA di tanah air.

“Mereka yang masuk ke Indonesia, harus punya izin kerja dan izin tinggal. Mereka juga harus punya syarat pendidikan, harus penuhi kompetensi, harus duduk di jabatan tertentu, bekerja di lokasi tertentu dan bekerja dalam lokasi tertentu,” tutur Hanif.

Selain itu, setiap TKA harus membayar pajak senilai USD 100 per bulannya. Keharusan pembayaran pajak tersebut sebagai bentuk pengendalian pemerintah untuk memastikan agar TKA sesuai ketentuan UU.

Hanif menegaskan, pemerintah akan menindak tegas jika TKA melakukan pelanggaran baik pelanggaran tak berizin, melanggar izin, ilegal atau semacamnya. Seluruh aparatur pemerintah, baik pengawas imigrasi, pengawas tenaga kerja, kepolisian, dan pemda juga akan melakukan pengawasan secara rutin, periodik, dan kontinyu.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : Yesika Dinta