Ani Yudhoyono Ditangani Sepenuhnya oleh Tim RS NU Hospital Singapura

JawaPos.com – Usai diperiksa tim dokter kepresidenan, Ani Yudhoyono dipastikan tak akan dipindah perawatan dari Rumah Sakit NU Hospital, Singapura. Keputusan itu usai istri Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menjalani pengecekan intensif bersama pihak RS NU Hospital dan tim dokter kepresidenan.

“Tim dokter kepresidenan dan NU Hospital melakukan koordinasi, tukar pikiran dan sinkronisasi diagnosa masing-masing pihak. Hasilnya, diputuskan Ibu Ani akan sepenuhnya ditangani tim dokter NU Hospital di bawah pengawasan tim dokter kepresidenan Indonesia,” kata Wasekjen Partai Demokrat (PD) Renanda Bachtar saat dihubungi, Kamis (14/2).

Ani, menurut Renanda, tengah dijadwalkan melakukan sejumlah pengobatan pada hari ini oleh tim dokter. Dia memastikan, kondisi Ani relatif baik.

“Kondisi ibu Ani dalam menjalani treatment pengobatannya beberapa hari ini relatif stabil. Hanya saja diperlukan kondisi steril di ruang rawatnya. Mohon doanya,” pungkasnya.

Sebagai informasi Ani Yudhoyono harus menjalani perawatan di National University Hospital Singapura sejak 2 Februari 2019. Istri Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menderita penyakit kanker darah.

Informasi tersebut didapat dari keterangan SBY melalui video yang berdurasi 04.23 menit. “Ibu Ani menjalani medical treatment di Singapura atas rekomendasi tim dokter kepresidenan Indonesia,” ujar SBY, Rabu (13/2).

SBY mengaku sang istri tercinta menderita kanker darah, sehingga harus menjalani perawatan intensif oleh tim dokter di ‎National University Hospital Singapura.

“Dengan rasa prihatin, saya sampaikan kepada para sahabat di tanah air, Ibu Ani mengalami blood cancer atau kanker darah. Dan karenanya harus menjalani pengobatan dan perawatan yang intensif di National University Hospital Singapura,” jelasnya.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : Igman Ibrahim