Cegah Hoax, Moeldoko Minta Kementerian dan Lembaga Lakukan Ini

JawaPos.com – Kantor Staf Kepresidenan (KSP) mengadakan rapat koordinasi optimalisasi diseminasi capaian kerja pemerintah kabinet kerja. Kegiatan bertujuan agar seluruh kementerian/lembaga turut berpartisipasi menangani strategi komunikasi publik dan diseminasi informasi.

Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menyampaikan bahwa sinergitas dan kolaborasi antara K/L pemerintah harus terus terbangun. Itu dilakukan guna memberikan informasi yang benar kepada masyarakat.

“Kita harus mengeliminasi adanya kemungkinan kebijakan yang tidak tepat, dan mengeksploitasi berbagai keberhasilan yang telah dijalankan oleh Kementerian/Lembaga,” ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Jumat (4/1).

Menurut dia, upaya tersebut dilakukan untuk memerangi hoax dan isu fitnah kepada pemerintah yang disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Moeldoko juga mengingatkan para pejabat untuk dapat memanfaatkan ruang media sosial dan media arus besar, untuk menyebarkan informasi terkait dengan program pembangunan yang telah dilakukan.

“Ruang publik yang keruh, dipenuhi dengan hal yang negatif dan fitnah dapat menjadi lebih indah, bila diisi dengan isu-isu positif, salah satunya dari capaian pembangunan yang telah kita lakukan bersama,” tutur dia.

Hal itu juga berlaku Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Di saat yang bersamaan, Sekretaris Kemen PPPA Pribudiarta Nur Sitepu turut mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh KSP dalam Rapat Koordinasi tersebut.

“Saya berharap semua energi positif yang terkumpul dari seluruh Kementerian/Lembaga dapat disatukan menjadi energi yang lebih besar sehingga performa kinerja Kementerian/Lembaga dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Adapun rancangan awal diseminasi tahun 2019 di enam target wilayah utama, yaitu Sumatera Utara, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Sumatera Selatan, dengan tema besar Keadilan Sosial dan Pembangunan Manusia.

Editor      : Imam Solehudin
Reporter : Yesika