Dana Desa Makin Besar, Sri Mulyani Minta Bantuan Para Camat

JawaPos.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta para camat untuk mengawasi penggunaan dana desa. Itu dilakukan demi peningkatan kesejahteraan rakyat. Khususnya masyarakat desa.

Dia mengatakan, camat mempunyai peran strategis sebagai penentu kemajuan bangsa dan negara. Terlebih dalam kaitannya dengan pengawasan dana desa.

“Setiap tahun dana desa terus bertambah. Pada 2019 dana desa mencapai Rp 70 triliun padahal pada 2015 dana desa hanya Rp 20 triliun,” kata dia saat menjadi narasumber Rapat Koordinasi Camat di Hotel Ciputra, Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (20/3).

“Kita tidak ingin dana desa bertambah, tapi tidak ada peningkatan pelayanan publik di daerah, kesejahteraan rakyat di desa tidak bertambah baik, kemiskinan tidak berkurang,” lanjut dia.

Sri Mulyani memastikan, kemiskinan secara nasional sudah berkurang. Namun di desa, tingkat kemiskinan masih berkisar 13,2 persen. Sekalipun demikian, progres pembangunan di desa terus berjalan. Misalnya terbangunnya 191.000 kilo meter jalan, 9.000 pasar, 4175 embung dan 24.600 Posyandu.

“Saya berharap semua pihak termasuk camat untuk ikut mengawasi penggunaan dana-dana dari pemerintah pusat. Tidak hanya dana desa, tapi juga DAK dan DAU,” ucap Sri.

Lebih jauh, Sri Mulyani mengungkapkan pada 2019 ini dana APBN sebesar Rp 2.461 triliun. Dari dana sebesar itu, sebanyak Rp 826 triliun rupiah ditransfer ke daerah.

“APBN 2019 adalah APBN yang adil, sehat dan mandiri. Seperti diharapkan Bapak Presiden Jokowi dengan dana APBN itu diharapkan kita bisa memutus generasi kemiskinan. Di sinilah peran para camat karena maju mundurnya suatu negara ditentukan oleh camat sebagai manajer pembangunan di daerah,” pungkasnya.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : Muhammad Ridwan