DBD Meningkat Hingga 15.305 Kasus, Lima Daerah Nyatakan KLB

JawaPos.com – Jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia terus bertambah. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jumat (1/2), sudah ada sebanyak 15.305 kasus dan 149 orang meninggal dunia akibat DBD.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes, Anung Sugihantono mengatakan, dari jumlah tersebut, Jawa Timur memiliki kasus tertinggi daripada provinsi lainnya. Kemudian, diikuti Jawa Barat pada posisi kedua.

“Sesuai laporan 34 provinsi sebanyak 15.305 orang dan 149 orang meninggal dunia. Provinsi yang mempunyai tren tinggi kasus suspect dengue adalah Jatim, Jabar, NTT, Lampung, Sulut, Jateng, dan DKI,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (1/2).

Dengan peningkatan kasus yang terjadi, beberapa daerah sudah menyatakan DBD sebagai kejadian luar biasa (KLB). Di antaranya Kabupaten Kapuas, Kota Kupang, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Ponorogo, dan Provinsi Sulawesi Utara. 

“(Tapi) Kabupaten Kapuas sudah menarik status W1,” kata Anung.

Adapun upaya yang telah dilakukan Kemenkes antara lain menyebar Surat Edaran Kemenkes kepada semua gubernur tentang Kesiapsiagaan Peningkatan Kasus DBD. Selain itu, menggerakkan masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan 3M Plus.

“Serta mengaktifkan pokja DBD di setiap kabupaten/kota,” tegasnya.

Anung menyebutkan, kabupaten/kota yang melapor kasus DBD sebanyak 395 dari 33 provinsi dan 259 kab/kota mengalami peningkatan DBD.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : Yesika Dinta