Gelar Tabanan Harmoni Salawat, Bupati Eka Deklarasikan Kebhinekaan

JawaPos.com – Dalam rangka mewujudkan Tabanan yang harmoni dan selalu menjaga kerukunan antar umat beragama, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mendeklarasikan kebhinekaan dalam membumikan Pancasila.

Deklarasi digelar di tengah acara Tabanan Harmoni Salawat untuk Negeri bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, di Lapangan Alit Saputra, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, Sabtu (19/1).

“Dengan deklarasi ini, kami masyarakat Tabanan akan solid dan tetap meyakini bahwa Tabanan adalah satu satunya Kabupaten yang harmoni,” ujar Eka melalui keterangan persnya.

Bupati Eka menuturkan Tabanan Harmoni digelar lantaran sejak dulu Tabanan merupakan daerah yang majemuk. Terdiri dari berbagai umat beragama, suku dan ras. Meski begitu beragam, tetapi masyarakat Tabanan mampu hidup berdampingan dengan rukun dan harmonis.

“Ini bisa menjadi contoh bagi kita bagaimana kita menjaga nusa dan Bangsa. Bgaimana kecintaan kita dan membumikan Pancasila bahwa Negara Indoensia merupakan Negara yang besar, Negara yang mempunyai umat yang luar biasa yang mencintai bangsanya dan membuat Indonesia akan maju, sejahtera adil dan makmur,” pungkas Eka.

Pada acara tersebut turut dihadiri Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama dan Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Ketut Suryadi.

Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah menyebut bahwa dirinya rela datang langsung ke Tabanan hanya untuk menyaksikan langsung suasana masyarakat Tabanan. Terlebih pemerintah dan masyarakatnya mendapatkan penghargaan Harmony Award pada tahun 2017 silam dari Kementerian Agama Republik Indonesia (RI).

“Tidaklah salah Kementerian Agama RI memberikan penghargaan sebagai Kota Harmoni kepada Bupati Tabanan,” jelas Basarah sambil terkagum-kagum melihat ribuan umat muslim bersatu melantunkan salawat.

“Pada malam ini (kemarin) beliau (Bupati Tabanan) berhasil membuktikan bahwa indahnya kita hidup di Negeri pancasila ini. Negeri yang umatnya saling menghormati, Negeri yang umatnya saling menghargai,” jelas Basarah.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati. Oka merasa bangga melihat masyarakat Tabanan yang penuh toleransi dan bisa hidup rukun.

Editor           : Imam Solehudin