Hampir Dua Pekan Dirawat, AHY Sebut Ibundanya Kangen Masakan Rumah

JawaPos.com – ‎Istri dari Presiden ke-6 Indonesia yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kristiani Herawati alias Ani Yudhoyono harus menjalani perawatan di University of Hospital di Singapura. Ani dirawat di sana lantaran menderita penyakit kanker darah.

Sang suami SBY bersama dengan dua putranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono intensif menemani Ani di rumah sakit. AHY mengatakan, ibundanya menjalani perawatan di University of Hospital sejak 2 Februari 2019.

Awalnya, kata AHY, Ani mengeluh kelelahan saat menemani kegiatan safari SBY dari Sumatera Utara ke Aceh. Ani pun lantas diperiksa di RSPAD Gatot Soebroto, yang selanjutnya dirujuk ke University of Hospital di Singapura.

“Nah dari hasil pemeriksaan tersebut ada kecurigaan ini bukan sakit biasa, bukan kelelahan. Kemudian kami komunikasi dengan tim dari kepresidenan untuk segera melakukan pemetaan lanjutan yang dirujuk adalah National University of Hospital di Singapura, karena dianggap cukup maju dalam urusan darah,” ujar AHY kepada JawaPos.com, Kamis (14/2).

Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat ini menambahkan, selama dirawat, ibundanya merasa kangen dengan suasana rumah. Terlebih lagi rindu dengan masakan yang selalu disajikan di rumahnya.

‎”‎Iya pastinya kangen ya. Sebaik-baiknya pelayanan di rumah sakit, tentu saja rindu suasana rumah. Makanan rumah, makanan yang di meja makan. Saya pikir sangat wajar,” katanya.

Namun, AHY terus mengingatkan ibunda untuk tidak lupa makan. Sebab, asupan yang cukup akan berpengaruh ke kondisi tubuh Ani.

“Tapi yang terpenting bagi saya terus mengingatkan kepada ibu agar jangan tidak nafsu makan. Karena bagaimanapun asupan makanan dan gizi itu penting sekali untuk menjaga daya tahan ibu,” ungkapnya.

“Apalagi ketika menjalani treatment masuknya obat-obat berkategori keras itu harus juga dibantu dengan asupan makan yang cukup.‎ Walaupun tentunya ada yang kurang. Tapi tentunya harus kami lewati‎. Kalau dibilang kangen, ya kangen masakan rumah,” tambahnya.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : Gunawan Wibisono