Jadi Relawan Terbaik, Mbah Ghalib dan 9 Orang Ini Dihadiahi Umrah

JawaPos.com – Dalam aksi kemanusiaan, seorang atau sekelompok relawan menjadi garda terdepan untuk merealisasikannya. Mengapresiasi hal itu, lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberikan hadiah umrah kepada 10 relawan terbaik yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia.

Vice President ACT Ibnu Khajar mengatakan, relawan yang terpilih adalah mereka yang telah memberikan dedikasi kerja terbaiknya, waktunya, pikirannya, dan tenaganya untuk kemanusiaan.

“Sistem pemilihannya kami menyaring MRI dari 34 provinsi menjadi 15 wilayah yang tampak paling aktif. Lalu, memilih lagi menjadi 10 wilayah dengan masing-masing satu relawan terbaiknya. Setiap relawan terbaik mendapat apresiasi berupa hadiah umrah gratis dari lembaga,” ujarnya, Jumat (11/1).

Momentum pemberian apresiasi kepada relawan terbaik sendiri menjadi pengalaman pertama bagi ACT. Menurutnya, 2018 lalu menjadi momentum ekspansi besar-besaran bagi ACT di mana kolaborasi dan sinergi begitu digelorakan untuk mendukung aksi-aksi kemanusiaan.

“Lembaga berpendapat, tak ada lagi yang bisa diajak berlari kencang untuk menyeimbangi visi dan misi lembaga selain para relawan. Kami berbangga hati atas itu, dan kami berterima kasih kepada mereka yang bersedia mewujudkan mandat besar demi kemanusiaan,” tutur Ibnu.

Apresiasi yang diberikan ACT pun mendapat tanggapan haru dari setiap relawannya. Salah satunya Mohammad Ghalib, 65, yang mengaku tidak menyangka sama sekali ketika mendengar namanya dipanggil sebagai relawan terbaik. Apalagi dirinya masuk ke dalam nominasi yang mendapat hadiah umrah.

“Masya Allah, sangat surprised bahagianya. Saya hampir menangis ketika naik ke panggung. Tanpa diduga, unbelievable,” kata Ghalib.

Relawan sepuh yang lebih familiar disapa Mbah Ghalib sendiri adalah Ketua MRI Bojonegoro. Ghalib bergabung sejak 2007. Sekira 11 tahun sudah ia menjadi bagian bahkan penyumbang ide dari aksi-aksi kemanusiaan ACT, terutama di wilayah sekitar Bojonegoro.

Namun, Ghalib menganggap dirinya belum cukup banyak mengerahkan upaya untuk kemanusiaan. “Saya hanya setetes air di samudera yang luas, banyak yang juga berdedikasi besar dalam dunia kerelawanan. Saya rasa, saya belum mumpuni untuk mendapat apresiasi itu,” paparnya.

Dia juga bercerita bahwa dirinya pernah tinggal di Mekkah selama 25 tahun. Kala itu ia sedang bekerja sebagai relawan yang memandu jamaah Indonesia yang ingin menunaikan ibadah haji. Dirinya tinggal bersama sang istri dan anak-anaknya, sampai akhirnya pulang pada 2007.

“Jadi, nanti ketika berangkat umrah pasti akan merasa seperti pulang kampung karena separuh hidup mbah di sana. Karenanya terima kasih ACT atas apresiasi dan hadiahnya. Mbah amat-sangat bersyukur. Semoga ACT selalu dalam kejayaan dalam memanusiakan manusia dan mewujudkan peradaban yang lebih baik,” pungkasnya.

Berikut nama-nama relawan terbaik yang mendapat apresiasi berupa hadiah umrah gratis:

1. Ruli Renata, Komandan MRI se-Indonesia
2. Akhi Munandar, MRI Aceh
3. Ali Sahniur, MRI Sumatera Utara
4. Dedi Suhaedi, MRI Banten
5. Atep Salman, MRI Jawa Barat
6. Arif Marsudi, MRI Bali
7. Surahman Manan, MRI Maluku Utara
8. Mohammad Ghalib, MRI Bojonegoro
9. Agus, Jakarta Raya
10. Aswar Samaila, MRI Sulawesi Utara

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : Yesika Dinta