Jelang Tes P3K, Mendikbud Serahkan Soal kepada Menteri PAN-RB

JawaPos.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Syafruddin mewakili Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) menerima penyerahan 1.310 soal seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Tahap I dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy. Soal yang diserahkan tersebut terdiri atas kompetensi manajerial sebanyak 530 soal, kompetensi sosiokultural 130 soal, uji kompetensi teknis 520 soal, dan wawancara tertulis 130 soal.

Serah terima soal itu merupakan bagian dari rangkaian seleksi P3K tahap I, yang pendaftarannya sudah ditutup pada Minggu (17/2) kemarin. Kemudian sesuai jadwal, tes P3K akan dimulai pada 23-24 Februari mendatang.

Syafruddin mengatakan, Panselnas telah menyiapkan tahap seleksi ini dengan baik. Menurutnya, ujian P3K mendatang adalah amanat rakyat.

“Lebih khusus lagi, kita memberikan pencerahan atau harapan kepada saudara kita yang punya jasa, yaitu para guru honorer, tenaga kesehatan, penyuluh pertanian yang sudah 10 hingga 15 tahun mengabdi dengan gaji terbatas,” ujarnya di kantor Kementerian PAN-RB, Jakarta, Senin (18/2).

Menurutnya, adanya skema P3K juga untuk kepentingan yang lebih luas. Selain khusus untuk para eks Tenaga Honorer Kategori 2 (THK2), P3K juga akan dibuka untuk jalur umum demi percepatan capaian target organisasi.

“Jadi ada keseimbangan antara kepentingan bangsa dan kepentingan orang-orang yang sudah punya jasa besar,” kata mantan Wakapolri itu.

Adapun P3K merupakan pelaksanaan dari Peraturan Pemerintah (PP) 49/2018 tentang Manajemen P3K yang merupakan turunan dari Undang-Undang 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam UU tersebut, ASN dibagi dalam dua jenis, yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan P3K.

Dalam kesempatan itu, Muhadjir menuturkan bahwa kompetensi manajerial dan sosio kultural hanya berlaku pada jabatan yang bisa diisi oleh P3K. Oleh karenanya, kelompok soal tersebut disiapkan oleh Kemendikbud. Sementara soal-soal kompetensi teknis, disesuaikan dengan jabatan masing-masing. Soal kompetensi teknis disiapkan oleh instansi yang menjaring.

“Kemendikbud berkomitmen untuk selalu membantu proses pengadaan ASN secara akuntabel dan transparan agar diperoleh calon-calon ASN yang profesional dan berintegritas,” terangnya.

Adapun hingga Minggu (17/2), jumlah pendaftar mencapai 95.290 akun. Kemudian, peserta yang telah selesai mendaftar berjumlah 87.561 pelamar. Namun sampai saat ini, data pelamar yang telah diverifikasi yakni 30.111 pelamar. 

Sebanyak 362 Pemda telah menyampaikan usulan kebutuhan P3K. Di samping itu, dua instansi pemerintah pusat juga membuka untuk P3K yakni Kementerian Ristekdikti dan Kementerian Agama. Sisanya, masih terkendala karena belanja pegawai yang lebih dari 50 persen.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : Yesika Dinta