Kepada Ibu-ibu, Syafruddin Bicara Pesatnya Perkembangan Islam di Eropa

JawaPos.com – Ketua harian Dewan Masjid Indonesia, Haji Syafruddin mengajak para ibu-ibu yang tergabung dalam majelis taklim untuk menjaga persatuan Indonesia. Yakni dengan menjalankan dan memperkuat ukhuwah islamiyah.

“Keberagaman dan ukhuwah Islamiyah yang membuat Indonesia damai menjadi contoh banyak negara di dunia. Untuk itu mari kita istiqomah menjalankan ukhuwah islamiyah dalam kehidupan sehari-hari,” kata Haji Syafruddin dalam acara Dzikir, Tausyiah dan Doa bersama untuk Pemilu Damai yang diselenggarakan Dewan Masjid Indonesia, Sabtu (2/1).

Menurut Syafruddin, itulah yang menjadi alasan banyak negara di dunia yang sedang mengalami konflik meminta Indonesia menjadi Juru damai.

Sebagai negara Islam terbesar, kata dia, ternyata Indonesia bisa hidup damai dan rukun dengan sesama. “Sehingga negara seperti Filipina, Myanmar dan Afghanistan minta kita mendamaikan konflik yang ada,” ungkap Syafruddin.

“Selain itu juga Islam masuk ke Indonesia dengan cara yang damai. Berkembang dengan adat ketimuran,” lanjut eks Wakapolri itu.

Syafruddin yang juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi menekankan pentingnya kerukunan umat bagi peradaban kemajuan Islam. Seperti perpecahan yang terjadi di kawasan jazirah Arab banyak terjadi pertikaian di antara sesama muslim.

“Pergesekan justru terjadi di negara muslim seperti Suriah, Irak, Yaman dan lainnya. Sedangkan di benua Eropa kehidupan damai sehingga Islam bisa berkembang sangat pesat,” ucap Syafruddin.

Dia menambahkan saat ini peradaban Islam di benua Eropa berkembang sangat pesat. Mantan Wakapolri berbintang tiga ini menceritakan saat menempuh pendidikan di Inggris, jumlah masjid yang ada hanya 8.

“Masjid saat ini di London sudah ratusan dan mayoritas kaum ibu-ibu yang mengisi kegiatannya,” tutur Syafruddin.

Bahkan sebuah penelitian yang dilakukan di Jerman mengatakan di masa mendatang sebagian besar penduduk benua Eropa beragama Islam. Dan pertumbuhan masjid sebagai simbol peradaban Islam akan berkembang sangat pesat di Eropa.

“Untuk itu mari kita jaga masjid sebagai tempat suci untuk kegiatan suci, jangan untuk kegiatan yang tidak penting, tegas Syafruddin.

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Plt Sekjend DMI, Arief Rosyid, pengurus DMI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur, Syafruddin mengapresiasi para pengurus DMI yang telah melaksanakan kegiatan ini secara serempak.

Harapannya kegiatan ini akan menjadi penguat kerukunan dan membuat Indonesia semakin damai sehingga dapat berkontribusi positif untuk perkembangan peradaban Islam.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : Yesika Dinta