Kisaran Rp 20 Juta, Gesits Diklaim Lebih Murah dari Buatan Jepang

JawaPos.com – Sepeda motor listrik Gesits akan meramaikan pasar kendaraan tanah air dalam waktu dekat. Setelah diproduksi masal pada Februari, rencananya motor listrik buatan anak bangsa itu mulai diluncurkan pada Maret 2019.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, harga motor listrik per unit akan lebih terjangkau dari buatan negara lain. Dengan demikian, Gesits akan menyaingi merek ternama yang pernah masuk ke Indonesia.

“Harganya sangat kompetitif, karena terus terang dengan Jepang (produk) kita lebih murah. Dengan Taiwan jauh lebih murah, dengan Tiongkok lebih murah,” ujarnya saat ditemui di kantor Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta, Selasa (5/2).

Dia mengaku tidak khawatir dengan merek motor listrik dari negara lain yang dipasarkan mendahului Gesits. Ketika ditanya kisaran harganya, Nasir mengakui, angkanya kurang dari Rp 20 juta.

“Ya kisaran itu (Rp 20 juta). Yamaha harganya sangat tinggi, saya sudah lihat harganya. Honda saya lihat, Yamaha sudah lihat. Jadi, ini pasti di bawah,” sebut dia.

Dia pun begitu optimistis, motor listrik hasil kolaborasi PT Gesits Technologies Indo (GTI) dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya itu laku di pasaran. Pada tahap pertama, ada 300 unit yang akan dipasarkan, dan terus meningkat setiap bulannya.

“Sangat optimistis, karena nanti kalau sudah masuk dalam e-katalog, harapan saya nanti bisa masuk di semua perguruan tinggi. Kami akan arahkan PTN gunakan motor listrik. Kita bisa produk dalam negeri lah,” tegas Nasir.

Kemenristekdikti menargetkan, produksi sebanyak 60.000 unit motor listrik per tahun. Bahkan, jika angka penjualan melebihi target, maka pabrik bisa memproduksinya dua kali lipat.

Sepeda motor listrik Gesits sebelumnya telah diperkenalkan langsung ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada November 2018. Adapun kendaraan roda dua itu diyakini bisa melesat hingga 100 kilometer per jam.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : Yesika Dinta