Operasi untuk Arus Mudik, Bulan Depan Bus Trans-Jawa Diujicobakan

JawaPos.com – Bus Trans-Jawa direncanakan beroperasi untuk angkutan Lebaran tahun ini. Uji coba trayek dilaksanakan Mei nanti. Sebanyak 80 bus siap melayani rute Jakarta-Surabaya dan sebaliknya.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi menuturkan, dalam trayek tersebut, setidaknya ada 12 perusahaan yang terlibat. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkoordinasi dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda). “Sepertinya tidak ada tambahan (bus) lagi. Mungkin belum,”ujarnya kemarin (13/4).

Saat ini Kemenhub membuat SK Dirjen Perhubungan Darat mengenai Bus Trans-Jawa. Diharapkan, sebelum uji coba trayek, SK sudah terbit. Dalam penyusunan SK Bus Trans-Jawa, Kemenhub berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Hal itu terkait dengan tempat pemberhentian sementara.

Bus Trans-Jawa tidak masuk terminal, tetapi menggunakan rest area. Empat rest area sudah dipetakan untuk digunakan sebagai tempat pemberhentian bus. Yakni, Cikampek Km 102, Tegal, Semarang, dan Solo. “Jadi, di rest area cuma tempat berhenti. Tidak ada penumpang naik di situ,” tegasnya. Tol Trans-Jawa segmen Malang Pandaan. (Galih Cokro/Jawa Pos)

Sebelumnya, Kementerian PUPR belum menyetujui penggunaan rest area sebagai tempat pemberhentian. Sebab, rest area dibangun tidak untuk menaikturunkan penumpang. Dikhawatirkan, rest area akan penuh jika difungsikan sebagai terminal.

Budi menyatakan, 80 bus tersebut dibagi untuk dua rute. Yakni, 40 bus akan berangkat dari Jakarta dan sisanya dari Surabaya. Dengan begitu, diharapkan waktu tunggu tidak lama. Jika melalui jalan tol trans-Jawa, dibutuhkan waktu 10 jam untuk menempuh Jakarta-Surabaya.

Lantas, berapa tarif Bus Trans-Jawa? Rencananya, ongkosnya tidak lebih dari tarif kereta api kelas eksekutif. Namun, untuk pastinya, Budi belum mau menyebutkan. Dia hanya memastikan bahwa bus yang digunakan memiliki standar premium.