Sudah Ditemukan, KNKT Langsung Unduh Isi CVR JT-610

JawaPos.com – Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Ony Soeryo Wibowo mengatakan, pihaknya akan segera mengunduh data dalam kotak hitam atau black box bagian Cockpit Voice Recorder (CVR) milik Pesawat Lion Air JT-610.

Meski CVR ditemukan dalam kondisi sudah terlepas dari bagian aslinya, diharapkan data di dalamnya masih bisa diunduh untuk membantu proses investigasi jatuhnya pesawat Lion Air rute Jakarta-Pangkal Pinang.

“Kami akan coba nanti download di KNKT, mudah-mudahan nanti di KNKT kami behasil untuk mendownload. Sehingga bisa kami sampaikan kepada masyarakat,” kata Ony di KRI Todak 631, Senin (14/1).

Jika ternyata data dalam CVR masih baik, diperkirakan hanya memerlukan waktu satu jam untuk menyelesaikan proses pengunduhan. Dia berharap tak ada kendala dalam melakukan transfer data CVR tersebut.

“Kalau kondisinya masih bagus, mudah-mudahan download hanya sekitar satu jam. Mudah-mudahan kami berhasil,” jelasnya.

Sebelumnya, Pushidrosal mengerahkan KRI Spica-934 yang diberangkatkan dari Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok, pada Selasa (8/01). Keberangkatan kapal survei Hidro – Oseanografi dibawah pembinaan Pushidrosal.

KRI Spica-934 memiliki peralatan bawah air dengan teknologi canggih untuk mencari keberadaan CVR yang sudah dua bulan lamanya belum diketemukan. Dengan membawa alat lengkap seperti Multibeam Echosounder (MBES), Sub Bottom Profiling (SBP), Magnetometer, Side Scan Sonar, ADCP serta peralatan HIPAP yang mampu mendeteksi sinyal dari black box dari Lyon JT 610.

Selain peralatan tersebut KRI Spica-934 juga membawa ABK sebanyak 55 orang, personel KNKT 9 orang, penyelam TNI AL 18 orang, serta Scientist sebanyak 6 orang. Pada akhirnya CVR milik pesawat Lion Air JT-610 berhasil ditemukan oleh para penyelam TNI AL.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : Muhammad Ridwan