Tangani Kebencanaan, BNPB Bentuk Tim Intelijen yang Diisi Para Pakar

JawaPos.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membentuk tim intelijen kebencanaan yang diisi oleh pakar-pakar kebencanaan. Bertindak sebagai koordinator, yakni Deputi 1 Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Bernadus Wisnu Widjaja.

Wisnu mengatakan, mereka memiliki tugas untuk mengkaji kebencanaan. Nantinya, hasil kajian tersebut dijadikan acuan dalam menentukan kebijakan mitigasi dan penanggulangan bencana.

“Kepala badan ingin tim gabungan dari para pakar untuk bersama membantu memberikan masukan dalam kebijakan penanggulangan bencana kita. Dan, sering kali para pakar bekerja research menggunakan anggaran sendiri, tapi hasilnya belum masuk dalam kebijakan,” ujarnya saat menggelar konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis (31/1).

Wisnu menambahkan, tugas tim yaitu menganalisa forensik pascabencana serta melakukan riset pascabencana di wilayah yang terdampak. Selanjutnya, tim akan melakukan evaluasi penyebab bencana yang kemudian hasilnya akan digunakan untuk perencanaan mitigasi bencana di wilayah lainnya.

“Artinya kalau setiap ada kejadian, coba tim pelajari. Tim evaluasi penyebabnya apa. Tenaga kami banyak sekali, ada dari universitas, riset-riset, itu dikoordinasikan,” terang Wisnu.

Dia menyebutkan, hasil riset dari tim intelijen juga akan disebarluaskan kepada publik setiap bulannya. Hal itu sebagai bagian dari upaya sosialisasi mitigasi bencana kepada masyarakat.

Sebagai informasi, tim inti intelijen tersebut terdiri dari Wisnu sebagai Koordinator, Raditya Jati sebagai Sekretaris, dan Sutopo Purwo Nugroho sebagai penanggung jawab Komunikasi Publik.

Sementara itu, tim pakar terdiri dari bidang geologi yang diisi oleh Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) Mahsyur Irsyam, bidang hidrometeorologi yakni Armi Susandi, bidang teknologi dan lingkungan yakni Jatna Supriatna, serta bidang industri dan sosial ekonomi yakni Deny Hidayati.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : Yesika Dinta