Tiga Bulan Tak Bertemu, Jokowi Lepas Rindu dengan Jan Ethes

JawaPos.com – Di sela-sela kesibukannya menghadiri sejumlah agenda dalam kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri untuk mengajak bermain cucu pertamanya, Jan Ethes Srinarendra. Kali ini Presiden mengajak Jan Ethes bermain di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Solo, Rabu (3/4).

Jan Ethes tak hanya ditemani sang kakek, ada juga Ibu Negara Iriana serta putra dan menantunya Gibran Rakabuming Raka beserta istrinya, Selvi Ananda turut menemani.

Kesibukan Kepala Negara yang juga tengah berkampanye sebagai calon Presiden petaha membuat ia menjadi jauh dengan sang cucu.

Tiga Bulan Tak Bertemu, Jokowi Lepas Rindu dengan Jan Ethes Presiden Joko Widodo menggendong cucu pertamanya, Jan Ethes Srinarendra (DOK.BIRO PERS ISTANA)

Ia pun mengaku sudah tiga bulan tak bertemu dengan Jan Ethes. Untuk itu, dia mengajaknya bermain sekaligus untuk mengobati rindu sang cucu yang cukup lama tidak bertemu dengannya.

“Berapa ya, tiga bulan (tak bertemu Jan Ethes). Iya, pas ada acara di sini (Solo) waktu tadi satu jam kita pakai (main sama Ethes),” ujar Presiden kepada para jurnalis.

Tak hanya mengobati rindu, bermain bersama cucunya ini pun diakui Presiden adalah untuk penyegaran di sela padatnya agenda kerja.

“Ya untuk refreshing sedikit sama Ethes. Main dengan Ethes,” ungkapnya.

Kedatangan Presiden dan keluarga ini sontak membuat masyarakat yang ada di mal terkejut. Mereka pun langsung mengerumuni Presiden untuk bersalaman dan berswafoto.

Presiden kemudian mengajak Jan Ethes untuk bermain di arena permainan anak yang berada di lantai 2 mal tersebut. Keduanya tampak mencoba beberapa wahana permainan, mulai dari golf, boling, hingga bermain semprotan air.

Tampak Presiden membimbing dan mengajarkan Jan Ethes cara untuk bermain setiap permainan. Saat bermain boling, Jan Ethes bahkan sukses menjatuhkan semua pin dalam lemparan kedua setelah diajari oleh sang kakek.

Usai bermain selama kurang lebih setengah jam, Presiden dan keluarga pun meninggalkan mal tersebut.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Uji Sukma Medianti