Tunggu Masukan FAA, Kemenhub Awasi Secara Khusus ke Boeing 737 MAX-8

JawaPos.com – Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Avirianto mengatakan pihaknya telah melakukan pengawasan khusus ke pesawat Boeing 737 Max-8. Hal itu dilakukan usai terjadi kecelakaan pesawat Lion Air di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Oktober 2018 lalu.

Oleh sebab itu, Avirianto menegaskan jika pengawasan terhadap Boeing 737 Max-8 dilakukan jauh sebelum jatuhnya pesawat tipe tersebut yang digunakan oleh Ethiopian Airlines.

“Kita ada pengawasan khusus dari Oktober sampai sekarang. Jadi operator yang menggunakan max 8 mengalami masalah di tempat tujuan atau dimana kita langsung grounded. Kemudian di repair langsung. selama ini memang ada beberapa, tapi tidak terkait itu, ada dari engine, lain-lain,” ujarnya dalam konferensi pers di Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta, Rabu (13/3).

“Sehingga pengawasan khusus ini kita lakukan setiap hari. Kita selalu awasi apabila bermasalah tolong di stop. Makanya sampai hari ini kita jaga khusus untuk max,” sambungnya.

Meski begitu, kejadian yang dialami oleh Ethiopian Airlines justru membuat pihaknya semakin siaga. Oleh sebab itu Kemenhub langsung melakukan ramp check kedua kalinya.

“Untuk kejadian Ethiopian makanya kita lakukan inspeksi ulang, kita cek lagi, supaya kita pastikan tidak ada indikasi. kita lakukan double check lagi sehingga memberikan kepercayaan ke masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Avirianto mengatakan, pelarangan terbang bakal terus dilakukan sampai mendapat masukkan dari Federal Aviation Administration (FAA) atau otoritas penerbangan nasional Amerika Serikat (AS).

“Kalau positif menunggu sampai April maka akan kita laksanakan sampai notice by FAA,” tutupnya.

Editor           : Mohamad Nur Asikin
Reporter      : Hana Adi